k9fNfc9la6TpAxgmQLSGLRtfzYBM7Q8ABHwNMyzK

Bahan Organik dalam Tanah

bahan-organik
Bahan Organik

Bahan organik dalam tanah yang sangat penting pengaruhnya terhadap kesuburan tanah yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi sifat-sifat fisika, sifat kimia dan populasi jasad hidup dalam tanah.

Adapun tanah mendapat bahan organik berasal dari beberapa sumber bahan organik antara lain :

a) Pada tanah-tanah, hutan, daun-daun dan berbagai tanaman dan hewan mati tertimbun di permukaan tanah membentuk lapisan sersah yang tebal. Diperkirakan hutan di daerah trpopika seperti Indonesia mempunyai 100 – 200 ton bahan organik setiap ha setiap tahun.

b) Pada tanah-tanah pertanian bahan organik diperoleh dari sisa-sisa tanaman dan rumput-rumput yang dibenamkan ke dalam tanah bersamaan dengan pengolahan tanah. Atau memang sengaja ditanami pupuk hijau pada waktu tanah biro.

c) Sumber-sumber lain bahan organik tanah adalah pupuk kandang, kompos dan berbagai jasad-jasad hidup dalam tanah yang sudah mati.

Proses pembentukan humus dalam penguraian bahan organik disebut huminifikasi. Sedangkan proses pelepasan unsur-unsur mineral dalam penguraian bahan organik ke dalam tanah disebut mineralisasi.

Bentuk humus dalam tanah relatip stabil dan berwarna coklat atau kehitaman, bersifat koloid, sedangkan pada mineralisasi dilepaskan unsur hara bagian tanaman. Pengaruh bahan organik terhadap tanah: Pengaruf fisik terhadap tanah :

a) Membentuk warna coklat kehitam-hitaman pada tanah

b) Bahan organik mempertinggi daya pengikatan tanah dan mengurangi aliran permukaan. Pada tanah-tanah lempung yang biasanya padat dan drainase jadi agak remah, aerasi udara lancar, perembesan air lebih lancar dan mempermudah pengolahan tanah. Sedangkan pada tanah- tanah pasir yang lepas-lepas dan prous dan tidak dapat mengikat air hujan, maka penambahan bahan organik dapat menambah bahan perekat tanah untuk membentuk agregat-agregat tanah sehingga mampu mengikat air.

c) Tanah yang mengandung bahan organik, berwarna gelap sehingga lebih banyak menyerap intensitas panas sehingga merangsang perkecambahan benih dan meningkatkan kegiatan microbia.

d) Bahan organik bekerja sebagai pengikat butir-butir tanah primer sehingga memantapkan struktur tanah dan tidak mudah rusak oleh air.


Belajar Materi Geografi ini juga

Related Posts