6.10.15

Bacang (Manngifera foetida Lour.)

Bacang atau Mangifera foetida Lour., tumbuhana berupa pohon, tingginya antara 10 -30 m. Kulit batangnya berwarna abu-abu dan pecah-pecah. Pada bagian kulit yang pecah keluar getah yang membentuk damar berwarna jernih. Daunnya dibandingkan dengan mangga dan keweni lebih keras, kasar dan rapuh. Bunganya terdapat dalam malai yang tumbuh di ujung ranting, warnanya merah tua kebiru-biruan dan harum . Buahnya besar berbentuk bulat telur yang berbiji besar pula . Daging buahnya berserat serta rasanya asam agak manis.

Tanamann bacang berasal dari Indo –Cina dan Malaysia. Sekarng tanaman bacang banyak ditanam di Indonesia bagian Barat. Tanaman tumbuh baik pada daerah yang beriklim lembab dan banyak naungan, dengan ketinggian 200-600 mdpl. Jenis tanah yang diperlukan tanaman bacang belum banyak diketahui. Hal ini memerlukan penelitian yang seksama guna pertumbuhan bacang yang baik.
Tanaman bacang umumnya diperbanyak dengan bijinya. Jenis ini dapat pula digunakan sebagai batang awah untuk memperbanyak tanaman mangga. Musim berbunga bacang pada bulan Mei sampai Juni dan buah masak dari bulan September sampai bulan Nopember.
Buah yang masak dapat dimakan dalam keadaan segar setelah dikupas. Daging buahnya diiris-iris dicampur sirup dan es sebagai minuman. Daging buah dapat juga disajikan sebagai rujak dan yang muda sebagai asinan. Kayunya banyak digunakan untuk bahan pembuat papan.

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post


EmoticonEmoticon

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner