31.10.16

Hukum Dasar Stratigrafi

  1. INITIAL HORIZONTALITY(endapan selalu horizontal sehingga kalau sudah tidak mendatar berarti sudah dipengaruhi tenaga endogen maupun eksogen)

clip_image002
clip_image004
                 NORMAL                                                  TERLIPAT

  1. SUPER POSISI(lapisan yang terlatak paling atas adalah lapisan yang termuda semakin ke bawah semakin tua hal ini dikarenakan sediment yang paling atas dating terrakhir)
clip_image008clip_image010
  1. LATERAL ACRETION(pertumbuhan sediment bentuknya lateral) memiliki beberapa variasi antara lain :
    1. Progradasi

clip_image013
clip_image012


    1. Retrogradasi
clip_image015clip_image016
    1. Agradasi

  1. UNIFORMITARIANISM(peristiwa pda zaman dahulu dan sekarang adalah sama yang membedakan hanyalah intensitasnya sehingga keadaan sekarang dapat menggambarkan masa lalu)
Contoh : pada tanah biasa saat ini ditemukan fosil terumbu karang. Kita ktahui sekarang bahwa terumbu karang hidup pada laut dangkal hal ini berarti bahwa tempatitu dahulu merupakan laut dangkal yang mungkin karena suatu hal naik sehingga tidak tertutup air.
  1. CROSS-CUTTING RELATIONSHIP/POTONG SILANG (intrusi oleh batuan beku terhadap batuan sedimen. Batuan yang mengintrusi lebih muda dari batuan yang diintrusi) memiliki variasi antara lain :
  • Sesar
  • Lipatan
PALING MUDA(MENGINTRUSI)
clip_image018
  1. INKLUSI (penyisipan oleh batuan yang lebih tua kepada lapisan yang lebih muda)
Contoh : Magma ( batuan beku ) mengintrusi batuan sediment ( misal batu pasir ) maka sebaliknya batu pasir meng inklusi batuan beku tsb. Berupa serpihan kecil dari batu pasir.
clip_image019
clip_image021
INKLUSI(LEBIH TUA)
  1. BIOTIC SUCCESION(tiap lapisan tanah yang berbeda memiliki kandungan fosil yang berbeda)
clip_image027clip_image025
clip_image022
clip_image026clip_image024


STRUKTUR SEDIMEN
  1. STRUKTUR SEDIMEN EROSIONAL
(terjadi pada saat erosi)
a. FLUTE CAST(Dari hulu ke hilir semakin melebar)
clip_image030





clip_image029










b. GROOVE CAST(materi yang dibawa oleh air menggesek batuan sehingga terbentuk goresan)
clip_image031
clip_image033





c. CHANEL/SCOUR(lapisan penumpang menggerus lapisan di bawahnya sehingga terbentuk parit)
· CHANEL : PULUHAN m
· SCOUR : BEBERAPA dm
clip_image036clip_image035



SCOUR/CHANEL





  1. STRUKTUR SEDIMEN DEPOSISIONAL
(Terjadi pada saat pengendapan)
a. LAMINASI\PERLAPISAN

clip_image038clip_image040
LAMINASI           <                    PERLAPISAN







b. RIPLE/GELEMBUR(struktur seperti gelombang yang terbentuk karena aliran air)
clip_image042
clip_image044






c. SILANG SIUR
d. PERLAPISAN BERSUSUN (CROSS BEDDING)

clip_image047clip_image046



MENKASAR/MENGHALUS

















e. CLAY CLAST
clip_image049






  1. STRUKTUR SEDIMEN POST DEPOSISIONAL
a. LAMINASI KONVOLUT=LIPATAN(terbentuk karena adanya tenaga endogen berupa gerak konvergen sehingga lapisan yang semula horizontal menjadi terlipat)
b. LOAD STRUKTUR/FLAME STRUKTUR(terjadi akibat suatu endaoan yang masih lunak terbebani oleh endapan yang sehingga lap.yang baru sebagian masuk ke bawah)
clip_image051






  1. STRUKTUR SEDIMEN BIOGENIK
    1. BIOTURBATION (jejak makhluk hidup berupa bekas tapak sehingga memberikan kenampakan yang lain)














































































NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner