25.11.16

Gumuk Pasir

Pengertian Gumuk Pasir

Banyak ahli geologi yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian gumuk pasir, sehingga definisi dari gumuk pasir ada bermacam-macam.

1. Shuckin

Gumuk pasir menurut Shuckin adalah semua akmulasi pasir yang terbentuk akibat angin, baik yang terdapat di daerah pantai maupun di padang pasir.

2. Musheketou dan S. Kalensik

Menurut kedua ahli ini, gumuk pasir adalah akumulasi pasir baik yang di daerah pantai, sungai maupun danau.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terbentuknya Gumuk Pasir

Proses pembentukan gumuk pasir di daerah pantai, tidak jauh berbeda dengan pembentukan gumuk pasir di daerah gurun. Di daerah pantai pembentukan gumuk pasir ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain :

1) Ada penambahan material pembentuk yang terus-menerrus, biasanya diangkut oleh sungai yang bermuara di sekitar pantai tersebut.

2) Jumlah pasir yang diendapkan teratur ke laut.

3) Adanya ombak kuat yang memindahkan pasir dari laut ke darat.

4) Terdapat pantai yang cukup luas dan landai, serta dipengaruhi oleh pasang surut.

5) Adanya periode kering yang panjang dan tegas.

6) Sinar matahari cukup banyak untuk mengeringkan material pasir, agar dapat diterbangkan oleh angin (terutama untuk daerah tropis dan sub tropis)

7) Terdapat angin yang bertiup secara konstan.

8) Ada igir-igir pegunungan sepanjang pantai yang berfungsi sebagai panahan material yang terbawa angin.

9) Ada vegetasi yang berperan membantu proses pembentukan gumuk pasir.

10) Dinamika budaya masyarakat.

 Vegetasi gumuk pasir, mempunyai ciri-ciri tertentu antara lain :

1. Mempunyai batang keras.

2. Berdaun tebal dan runcing-runcing, dimana pada bagian permukaannya terdapat semacam lapisan lilin yang berperan untuk mengurangi penguapan.

3. Mempunyai akar yang panjang dan kuat.

Jenis-jenis vegetasi gumuk pasir secara umum antara lain adalah :

1. Pandanae (sejenis pandan)

2. Calantrophus gigantae (widuri)

3. Sphinifex Lithorus (rumout grinting)

4. Ipamoa pescaphrae (entong-entong)

5. Kaktus

Jenis-jenis Gumuk Pasir

Ada bermacam-macam pengelompokan gumuk pasir, antara lain adalah :

1) Berdasarkan tempat terbentuknya

Berdasarkan tempat terbentuknya, Lobeck (1939) membedakan gumuk pasir menjadi tiga kelompok.

  • Gumuk pasir di daerah pantai
  • Gumuk pasir di dasar sungai
  • Gumuk pasir di daerah gurun

2) Berdasarkan ada Tidaknya Vegetasi

Berdasarkan ada tidaknya vegetasi, gumuk pasir dapat dibagi menjadi dua kelompok.

a) Gumuk pasir yang tidak dipengaruhi vegetasi

  • Gumuk pasir longitudinal

Gumuk pasir longitudinal adalah gumuk pasir yang berbentuk lurus dan sejajar satu sama lain dan arahnya searah dengan gerakan angin. Gumuk pasir ini pada umumnya dijumpai di daerah gurun dan bentuknya sangat panjang. Di daerah pantai gumuk pasir jenis ini juga dijumpai, tetapi biasanya mempunyai bentuk yang lebih pendek dan lebih kecil. Gumuk pasir longitudinal berkembang karena berubahnya arah angin dan terdapatnya celah diantara bentukan gumuk pasir awal, sehingga celah yang ada terus menerus mengalami erosi sehingga menjadi lebih lebar dan memanjang.

 

clip_image002

Gambar  longitudinal dunes.

  • Gumuk Pasir Barchan

Bentuk gumuk pasir ini menyerupai sabit. Bagian atau sisi yang cembung berhadapan dengan angin. Sedangkan sisi yang cekung terletak pada bagian belakang menurut arah angin. Barchan mempunyai proses pembentukan menarik. Mulanya terbentuk gumuk pasir longitudinal yang mempunyai sumbu panjang sejajar dengan arah angin. Berikutnya tubuh gumuk pasir semakin tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya perputaran air di belakang gumuk, yang menyebabkan terjadinya penggerusan di bagian belakang. Penggerusan yang semakin kuat menjadikan penggerusan semakin intensif sehingga dimensi lebar seimbang dengan dimensi panjang. Ketinggian gumuk pasir barchan umumnya antara 5 – 15 meter.

clip_image004

Gambar  barchan dunes

b) Gumuk pasir yang berhubungan dengan vegetasi

  • Gumuk pasir transverse (melintang)

Gumuk pasir ini sering dijumpai pada daerah pantai, dimana posisinya melintang. Bagian atau sisinya yang cembung terletak di bagian belakang menurut arah angin, sedangkan sisinya yang cekung berhadapan dengan arah angin. Gumuk pasir ini terbentuk di daerah yang tidak berpenghalang dan banyak cadangan pasirnya. Bentuk gumuk pasir melintang menyerupai ombak dan tegak lurus terhadap arah angin. Awalnya, gumuk pasir ini mungkin hanya beberapa saja, kemudian karena proses eolin yang terus menerus maka terbentuklah bagian yang lain dan menjadi sebuah koloni. Gumuk pasir ini akan berkembang menjadi bulan sabit apabila pasokan pasirnya berkurang. Bentuk gumuk pasir ini dipengaruhi oleh aktivitas angin yang bertiup kuat.

clip_image006

Gambar transverse dunes

  • Gumuk pasir parabolik

Gumuk pasir parabola mempunyai bentuk seperti huruf “u”. dimana bagian yang cekung berhadapan dengan arah angin. Gumuk pasir ini hampir sama dengan gumuk pasir barchan akan tetapi yang membedakan adalah arah angin. Gumuk pasir parabolik arahnya berhadapan dengan datangnya angin. Awalnya, mungkin gumuk pasir ini berbentuk sebuah bukit dan melintang, tetapi karena pasokan pasirnya berkurang maka gumuk pasir ini terus tergerus oleh angin sehingga membentuk sabit dengan bagian yang menghadap ke arah angin curam. Gumuk pasir ini dipengaruhi oleh vegetasi yang memotong arah angin sehingga kecepatan angin di belakang vegetasi kurang.

clip_image008

Gambar parabolic dunes

  • Gumuk pasir comb

Gumuk pasir ini bentuknya seperti sisir, karena jumlahnya banyak dan posisinya saling sejajar. Bagian yang cekung berhadapan dengan arah angin. Gumuk pasir comb merupakan gabungan dari gumuk pasir parabolik.

  • Gumuk pasir gypsum

Gumuk pasir ini hampir sama dengan gumuk pasir parabola, perbedaannya hanya pada panjang bagian cembungnya, dimana pada gumuk pasir gypsum bagian cembungnya jauh lebih panjang dibandingkan dengan gumuk pasir parabola.

clip_image010

Gambar  gypsum dunes

  • Gumuk pasir streep

Gumuk pasir ini mempunyai bentuk yang hampir sama dengan gumuk pasir parabola. Perbedaannya terletak pada ukuran dan bentuk bagian ujungnya, dimana gumuk pasir streep mempunyai ukuran lebih kecil dan bagian ujungnya lebih meruncing. Kedudukannya, saling sejajar antara satu dengan yang lain.

3) Berdasarkan ada tidaknya penghalang gumuk pasir dikategorikan dalam 2 jenis, yaitu free dunes dan impedeed dunes

§ Tipe free dunes : merupakan bentukan gumuk pasir yang terbentuk tanpa adanya penghalang. Contohnya adalah bentuk gumuk pasir barchan, longitudinal, transverse, parabolik, dan bintang.

  • Gumuk Pasir Bentuk Bintang (Star Dunes)

Gumuk pasir bintang adalah gumuk pasir yang dibentuk sebagai hasil kerja angin dengan berbagai arah yang bertumbukan. Bentukan awalnya merupakan sebuah bukit dan disekelilingnya berbentuk dataran, sehingga proses eolin pertama kali akan terfokuskan pada bukit ini dengan tenaga angin yang datang dari berbagai sudut sehingga akan terbentuk lahan baru seperti bintang. Bentuk seperti ini akan hilang setelah terbentuknya bentukan baru disekitarnya.

clip_image012

Gambar star dunes

§ Tipe impeded dunes

a. Gumuk Pasir Blowout

Pada gumuk pasir ini terdapat penutup lahan, misalnya vegetasi di sekitar cekungan. Gumuk ini terjadi karena adanya deflasi lokal.

clip_image014

Gambar  Blow out dunes

b. Gumuk Pasir Echo Dunes

Gumuk ini bagian tepinya memanjang, terpisah dari topografi penghalang. Proses pembentukannya merupakan akumulasi pada zone perputaran aliran angin karena zone penghalang.

clip_image015

Gambar  Echo dunes

 Struktur pada Gumuk Pasir

Struktur yang berkembang pada gumuk pasir, erat hubungnnya dengan cara transportasi material pasir. Ada bermacam-macam cara transportasi material :

1) Suspension (mengambang)

2) Saltasion (meloncat-loncat)

3) Rolling (menggelinding)

4) Dagged (terseret)

Adanya bermacam-macam cara transportasi tersebut akan menghasilkan struktur sedimen sebagai berikut :

1) Strukur yang berkembang pada permukaan

Struktur yang berkembang pada permukaan gumuk pasir adalah struktur gelembur gelombang (ripple mark). Struktur gelombang yang terbentuk karena pengaruh arus angin, akan memperlihatkan bentuk yang tidak simetris (asymmetrical). Bentuk yang demikian dapat dipakai untuk menentukan arah arus angin.

Secara umum struktur gelembur gelombang dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu “symmetrical ripple mark” dan “asymmetrical ripple mark”

Struktur gelembur gelombang terbentuk karena adanya dua massa yang berlainan berat jenisnya saling bergesekan satu sama lain dengan kecepatan yang tidak sama.

2) Struktur yang berkembang di bagian dalam

Struktur dalam yang terdapat pada gumuk pasir, dapat dibedakan menjadi 2 macam :

a)Perlapisan horisontal

Perlapisan horisontal pada gumuk pasir, terdiri dari laminasi-laminasi pasir yang hampir horisontal atau bersudut kecil. Perlapisan horisontal biasanya terdapat pada lereng yang berhadapan dengan arah angin, sayap dan dekat puncak dari suatu gumuk pasir. Kadang-kadang mungkin dijumpai sisipan pasir kasar dengan ketebalan beberapa sentimeter.

b) Perlapisan silang siur

Struktur terbentuk, bila gumuk pasir yang tidak stabil mengalami deflasi, kemudian oleh pengendapan baru. Struktur ini memperlihatkan unit perlapisan miring yang saling menyilang, yang pembentukannya berhubungan erat dan dapat menunjukan arah pengendapan.

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner