k9fNfc9la6TpAxgmQLSGLRtfzYBM7Q8ABHwNMyzK
Bookmark

Pembentukan Air

Pikirkan tentang air yang kamu gunakan setiap hari. Ketika kamu minum segelas air, kamu menggunakannya dalam bentuk cair. Ketika kamu memasukkan es kedalam minuman kamu menggunakannya dalam bentuk padat. Bersama dengan oksigen, nitrogen, dan gas lainnya dari atmosfer bumi, kamu menghirup air dalam wujud gas dalam setiap kali kamu mengambil nafas.
image
Air adalah penyusun utama permukaan bumi
Faktanya air yang ada di Bumi dapat berwujud cair, gas, dan padat adalah salah satu keunikan. Air adalah molekuk sederhana yang terdiri dari dua atom hidrogen dan berikatan dengan satu atom oksigen. Selama ini air menjadi salah satu unsur penting dibumi, tanpa air bumi akan menjadi tempat yang berbeda dari apa yang kita lihat saat ini
image
Molekul air dalam wujud cair saling rapat dalam ikatan lemah. Ketika berubah menjadi uapair , molekul bergerak menjauh. Hal ini membutuhkan energi untuk melepas ikatan lemah dan memisahkan molekul
Perubahan bentuk air Pernahkah kamu melihat air berubah bentuk. Es meleleh dan air panas menguap. Es pada umumnya dapat meleleh pada suhu 0 derajat celcius. Namun, air dalam bentuk cair dan menjadi gas dalam banyak temperatur. Air menguap dari laut, danau, dan sungai untuk memasuki Atmosfer bumi. Air juga berubah menjadi gas bila didihkan sampai suhu 100 derajat celcius.
Molekul air dihubungkan dengan ikatan yang lemah. Untuk berubah dari padat ke cair atau dari cair ke gas, ikatan harus dipisahkan. Memisahkan ikatan membutuhkan energi. Ketika bentuk berubah ke arah yang lain, air melepaskan energi. Jumlah panas yang sama dibutuhkan untuk berubah dari cair ke gas, misalnya, energi yang dilepaskan saat gas berubah ke cair.
0

Posting Komentar