k9fNfc9la6TpAxgmQLSGLRtfzYBM7Q8ABHwNMyzK
Bookmark

Geografi Negara Brazil

A. Profil Negara Brasil

Brasil adalah sebuah negara terbesar yang terletak di benua Amerika Selatan. Negara ini sebagian besar bekas jajahan negara Portugal, Brasil banyak mengadopsi budaya dan karakter dari negara asal jajahan tersebut, termasuk bahasa resmi nasional Brasil juga menggunakan Bahasa Portugis. Nama Brazil sendiri berasal dari nama sebuah kayu lokal yang hanya tumbuh di negara itu, yaitu Kayu Brasil. Sebagai negara yang berpenduduk paling banyak di wilayah Amerika Selatan, Brazil juga terkenal sebagai penghasil kopi terbesar di dunia.

image

Luas negara Brasil adalah 8.547.404 km2. Dibanding dengan luas negara Indonesia yang luasnya 1.906.240 km2. Berarti luas negara Brasil lebih luas dibandingkan dengan luas negara Indonesia. Jumlah penduduk yang ada di negara Brasil adalah sekitar 184.101.110 jiwa. Negara Brasil memiliki batas-batas negara secara politis sebagai berikut.

Timur : Samudera Atlantik

Barat : Peru dan Colombia

Utara : Suriname, Guyana, French Guyana dan Venezuela

Selatan : Samudera Atlantik, Uruguay, Paraguay dan Bolivia

Brasil memiliki sistem pemerintahan Republik, sebuah sistem pemerintahan yang sama seperti sistem pemerintahan di negara Indonesia. Negara Brasil terdiri dari 23 negara bagian, 3 daerah Khusus, dan satu distrik federal. Kepala Negara dan pemerintahan adalah presiden yang dipilih untuk masa bakti selama 6 tahun.

B. Keadaan Geografis Brasil

Secara astronomis Negara Brasil terletak diantara 5o LU – 34o LS dan antara  35o BB – 74o BB. Posisi astronomi ini meneyebabkan negara Brasil memiliki beberapa iklim antara lain, yaitu :

1. Iklim Tropis

Sebagian besar negara Brasil memiliki iklim tropis seperti halnya dengan negara Indonesia. Hal ini menyebabkan negara Brasil memiliki suhu rata-rata yang cukup hangat yaitu mencapai 37,5˚C. Suhu rata-rata yang tinggi menyebabkan negara Brasil memiliki curah hujan rata-rata tahunan yang cukup tinggi yaitu mencapai 2.000 mm pertahunnya. Iklim ini sangat cocok untuk ditumbuhi oleh tumbuh-tumbuhan tropis seperti hutan hujan tropis salah satunya yaitu hutan amazone.

2. Iklim subtropis

iklim subtropis ini hanya menempati sebagian kecil di negara Brasil. Iklim ini terakumulasi di bagian paling selatan negara Brasil. Perbedaan iklim ini terjadi karena negara Brasil bagian selatan yang berbatasan dengan negara Uruguay sudah masuk kedalam lintang sedang. Perbedaan iklim di daerah ini juga ikut mempengaruhi keadaan fisik dan manusia di sana.

C. Fisiografis Negara Brasil

image

Secara fisiograsi negara brasil merupakan negara yang memiliki keadaan fisik yang cukup beragam. Secara garis besar negara Brasil dibagi menjadi empat wilayah fisik. Berikut merupakan pembagian wilayah fisik negara Brasil, sebagai berikut:

1. Hutan tropis yang lebat yang disebut selva, terdapat di sepanjang sungai Amazon.

2. Dataran tinggi Brasil, terdiri atas batuan kristalin tua yang banyak mengandung mineral

3. Daratan tinggi di bagian selatan (dataran tinggi Guyana). Wilayah ini pada bagian pantainya merupakan kosentrasi penduduk dan terdapat beberapa kota besar

4. Daratan lembah yang sempit di sepanjang kawasan pantai Atlantik

Berdasarkan wilayah-wilayah fisik tersebut, negara Brasil dapat dibedaan menjadi 4 bentang alam yang ada sebagai berikut:

1. Daerah Lembah amozone

Daerah lembah amazone hampir menempati 49% luas keseluruhan luas Brasil. Daerah ini sebagian besar tertutupi oleh hutan tropika yang sangat lebat dengan berbagai macam tumbuhan di dalamnya. Daerah ini memiliki curah hujan yang tinggi, yaitu > 215mm/tahun. Selain berupa hutan tropika yang lebat pada beberapa bagian daerah ini terdapat pula rawa dan padang rumput basah.

2. Dataran Tinggi Brasil

Daerah ini merupakan daetaran tinggi yang berupa secarpment yang memanjang dengan arah selatan barat daya ke utara timur laut. Dataran tinggi ini mencapai ketinggian > 900 mdpl ( meter di atas permukaan laut ). Daerah ini terdapat pengunungan yang terkenal yaitu Serra do Mar. Karena daerah ini merupakan escarpmen yang sangat tinggi sehingga terdapat banyak perbedaan ketinggian lereng dengan penurunan lereng yang cepat artinya pegunungan-pegunungan disana memiliki lereng-lereng yang curam.

3. Dataran Rendah yang Sempit

Dataran ini terletak di sepanjang pantai timur (atlantik) negara Brasil. Derah ini memiliki iklim tropis dan hujan yang selalu turun sepanjang tahun yang berasal dari Angin Pasat Tenggara dari Samudera Pasifik. Keadaan di daerah ini yang nantinya mempengaruhi pola kependudukan dinegara tersebut.

4. Daerah Brasil bagian Selatan

Daerah ini terletak di bagian paling selatan di negara Brasil, dimana daerah ini berbatasan langsung dengan negara Argentina. Bentang alam di daerah ini merupakan wilayah pegunungan tinggi yang berupa escarpment yang memanjang ke selatan. Selain berupa escarpment daerah ini juga terdapat daerah datar yang sempit yang berawa.

D. Keadaan Sosial Ekonomi dan Budaya di Brasil

1. Sosial Budaya

Penduduk negara Brasil tahun 2013 berjumlah 205.716.890 jiwa. Mayoritas agama yang dianut penduduk Brazil 74% adalah agama Katolik Roma, sedangkan 15,4% menganut Protestan dan terus berkembang. Sekitar 2,3 juta (1,3%) penduduknya menganut Spiritisme, terbanyak di dunia. Agama-agama lainnya adalah agama-agama tradisional Afrika, Yahudi, dan berbagai agama Asia seperti Budhisme dan Shinto. Sekitar 28 ribu orang menganut agama Islam atau sekitar 0,01% dari penduduk Brasil.

image

Brasil yang merupakan negara bekas koloni Portugal mempunyai bahasa resmi Brasil adalah bahasa Portugis. Kebudayaan Brasil adalah hasil panjang perbauran antara suku Indian asli, pendatang dari Eropa dan Afrika. Unsur-unsur budaya itu telah terserap dalam perilaku dan cara hidup orang Brasil saat ini. Kesenian rakyat Brasil merupakan yang terkaya dan paling beragam di muka bumi ini. Keramik dan Patung sangat banyak ditemui di timur laut Brasil. Sejumlah besar seniman lokal daerah ini tidak saja dikenal di Brasil namun juga di kalangan seniman di negara lain. Diantaranya adalah Severino, Vitalino dan Zé Caboclo. Karya-karya yang dihasilkan banyak mencerminkan kehidupan nyata serta karakter-karakter religius.

Tarian Rakyat Brasil sangat penuh dengan ekspresi artistik dengan kekayaan irama, kostum dan koreografi. Terdapat belasan tarian Brasil dari dramatisasi perang-perang awal antara Portugis dan Indian (Caboclinhos dan Caiapós yang dipertunjukkan di negara bagian Pernambuco dan Alagoas), sampai gambaran peperangan antara kelompok Kristen dan bangsa Moor di semenanjung Iberia (Cavalhada dari Pirenópolis di negara bagian Goiás).

Selain itu, ada juga Tari Samba yang merupakan tarian Brasil dan genre musik yang berakar dari Afrika. Hal ini diakui di seluruh dunia sebagai simbol dari Brasil dan Karnaval Brasil. Dianggap sebagai salah satu ungkapan paling populer budaya Brasil, samba telah menjadi ikon identitas nasional Brasil. Samba de Roda (tari lingkaran) dari Bahia, yang menjadi warisan dunia oleh UNESCO bidang kemanusiaan pada tahun 2005, adalah akar utama dari Carioca samba, samba yang dimainkan dan ditarikan di Rio de Janeiro.

2. Ekonomi

Kegiatan perekonomian dinegara Brasil ternyata cukup beragam. Kegiatan perekonomian disana sangat dipengaruhi oleh keadaan alam yang beragam pula dinegara Brasil. Berikut merupakan kegiatan perekonomian yang dipengaruhi oelh bentang alam negara di Brasil, sebagai berikut:

a. Daerah Lembah Amazon

Di bagian utara daerah ini terdapat kegiatan pertambangan mangan di daerah Amapa. Hutannya menghasilkan karet (Havea Brasiliensis) yang merupakan tumbuh-tumbuhan liar. Hasil kayu dari hutan Amazone ini merupakan bahan ekspor. Para penebangnya banyak yang datang dari Eropa Selatan sebagai Emigran bermusim (seasonal migration). Belem merupakan sebuah kota pelabuhan di dekat muara Sungai Amazone merupakan tempat mengekspor hasil hutan Amazone.

b. Dataran Tinggi Brazil

Alam daerah ini yang kurang hujan merupakan pendukung perkembangan peternakan sapi yang berpusat di Cuyuba dan bagian tenggara dataran tinggi ini. Pabrik pengalengan terdapat di Rio Grande (Brasil Selatan). Belo Horizonte sebuah kota di dataran tinggi ini memiliki industri besi. Bagian selatan dataran tinggi ini memiliki iklim yang baik untuk perkebunan kopi yang terkenal di Brasil, yaitu di daerah Sao Paulo dan Parana. Pelabuhan kopi yang paling penting ialah Santos.

c. Dataran Pantai Timur

Daerah pantai timur Brasil yang merupakan dataran rendah yang sempit dimanfaatan untuk perkebunan tebu, kapas di Pernambuco (Recife), tembakau di Sao Fransisco hilir dan coklat di sepanjang pantai antara Sao Fransisco dengan Victoria. Pelabuhan ekspor coklat ialah Bahia (Salvador).

d. Daerah Perbatasan Selatan Brasil

Daerah ini memiliki iklim sedang. Orang yang berasal dari Jerman memilih daerah ini untuk mengembangkan pertanian dan terutama peternakan sapi, babi dan biri-biri. Daerah ini juga memiliki persediaan deposit batu bara dan wolfram yang diekspor. Di kota Monte Alegre terdapat industri pulp dan kertas yang mengolah hasil hutan di sekitarnya.

Pendapatan perkapita negara Brasil tiap tahun mengalami peningkatan. peningkatan pendapatan ini didukung oleh beberapa sektor antara lain sebagai berikut.

1) Pertanian

Hasil pertanian Negara Brasil merupakan salah satu tulang punggung utama perekonomiannya. Kurang lebih 45% dari total komoditas ekspornya berasal dari hasil-hasil sektor pertanian. Peningkatan sektor ini disebabkan karena adanya kebijaksanaan pemerintah Brasil untuk menambah lahan pertaniannya. Hasil-hasil pertanian antara lain berupa kopi (merupakan hasil terbesar), padi, kapas, coklat, tembakau, kacang kedelai, jagung, dan tebu.

2) Peternakan

Jenis-jenis peternakan yang diusahakan dan dikembangkan adalah babi, kambing, domba, dan sapi. Hasilnya berupa daging, susu, kulit, dan wol. Daerah pusat peternakan terdapat di Cuyaba.

3) Perikanan

Kegiatan perikanan di Negara Brasil berada di sepanjang pantai Atlantik dan sungai-sungai di Amazon. Jenis ikan yang di hasilkan antara lain udang, croaken, sarden dan lobster.

4) Pertambangan

Hasil-hasil tambangnya meliputi bijih besi (hasil besar), batu bara, perak, emas, berlian, timah hitam, forsfat, dan bauksit.

5) Perindustrian

Sektor industri di Negara Brasil berkembang dengan pesat dan memiliki peran serta dalam menambah devisa negara. Dua pertiga kawasan industrinya terdapat di daerah Belo Horizonte, Sao Paulo, dan Rio De Jeneiro. Berikut ini jenis-jenis industri dan daerahnya:

· Industri tekstil, terdapat di Sao Paulo.

· Industri baja, terdapat di tepi sungai Paraiba

· Industri petrokimia, terdapat di Sao Paulo, Bahia, dan Rio Do Sul.

· Industri pesawat terbang, terdapat di Embaraer Tucano.

· Industri pemrosesan dan bahan makanan dan industri semen terdapat di Porto Alegre dan Recife.

· Industri bahan kimia, gelas, dan minyak tanah, terdapat di Rio De Jeneiro

6) Perdagangan

Ekspor : Kopi, tembakau, karet, kapas, gula, coklat, baja, bauksit, tekstil, bahan-bahan kimia dan baja.

Impor : Batu bara, minyak bumi, alat-alat transportasi, dan bahan-bahan karet sintetis.

3. Politik

Negara Brasil terdiri dari 23 negara bagian, 3 daerah Khusus, dan satu distrik federal. Kepala Negara dan pemerintahan adalah presiden yang dipilih untuk masa bakti selama 6 tahun. Dewan pemilihan presiden terdiri atas para anggota kongres nasional dan badan legislatif negara bagian. Kongres nasional terdiri atas dua badan, yaitu senat federal yang merupakan dewan tinggi, dan dewan perwakilan atau dewan rendah. Setiap negara bagian memilih tiga orang senator untuk masa bakti 8 tahun, sedangkan anggota dewan perwakilan dipilih untuk masa bakti 4 tahun.

image

Karena menganut sistem pemerintahan Republik, maka kepala pemerintahan dan kepala negara ada di tangan Presiden. Masa jabatan presiden di Brasil hanya selama 4th dalam satu periode pemerintahan. Mengenai parlemen yang berfungsi sebagai pengontrol kinerja pemerintah serta sebagai perwakilan rakyat Brazil dalam pemerintahan. Seperti halnya di Indonesia, Presiden Brazil mempunyai kekuasaan eksekutif yang sangat besar. Selain memegang kekuasaan pemerintahan, Presiden Brazil juga berhak untuk menunjuk dan membentuk kabinet yang akan membantu dan mendukung presiden dalam menjalankan pemerintahannya.

E. Brasil dalam G20

Sebagai negara yang bergabung dalam organisasi perekonomian dunia, yaitu organisasi G20, negara Brasil memiliki banyak potensi yang bisa menjadikan negara Brasil semaju negara-negara lainnya. Potensi-potensi yang ada antara lain:

1. Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), Ekonomi

Jika dilihat dari sumber daya alam yang dimiliki oleh negara Brasil, negara Brasil merupakan negra yang memilki sumber daya alam yang sangat melimpah, mulai dari hasil hutan, pertambangan maupun industrinya. Selain sumber daya alam, Brasil juga memilki jumlah penduduk yang banyak, yang mana jumlah ini akan menjdai potensi yang sangat baik bagi nega Brasil apabila di kelola dengan baik. Kedua hal diatas sangat mempengaruhi perekonomian di sana. Negara Brasil merupakan negara yang memilki keunggulan perekonomian di bidang perdagangan, antara lain adalah perdagangan hasil sumber daya alam mereka baik di dalam negeri maupun diluar negeri.

2. Brazil memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara yang kuat baik dikawasan maupun di dunia

Selain potensi fisik yang dimiliki oleh negara Brasil, negara tersebut juga memiliki potensi non fisisk yang berupa kegiatan-kegiatan kerjasama baik didalam maupun diluar negeri. Negara Brasil merupakan negara yang paling luas dibenua Amerika Selatan. Selain itu negara Brasil pula merupakan negara yang paling industrialis jika dibandingkan dengan negara-negara di bagian Amerika Latin.

Dalam hal diplomatik negara Brasil merupakan negara pelopor didirikannya organisasi perdamaian di kawasan lokal mereka. Selain itu negara Brasil juga mejadi anggota organisasi-organisasi internasional, yang belum semua negara di sekitarnya bisa mengikuti organisasi tersebut. Dengan hal tersebut dapat dikatan bahwa negara Brasil merupakan negara yang memiliki potensi yang lebih besar untuk menjadi negara yang mumpuni dalam hal ekonomi dan non ekonomi jika dibandingkan dengan negar-negar lain di sekitarnya.

F. Hubungan Brasil dengan Indonesia

Negara Indonesia dan negara Brasil merupakan negara yang menjalin hubungan baik dalam segi ekonomi, diplomatik maupun yang lainnya. Berikut merupakan wujud kerjasama antatara negara Brasil dengan negara Indonesia, sebagai berikut :

1. Diplomatik

Selama 55 tahun, hubungan diplomatik Indonesia dan Brasil telah berkembang sangat kuat. Indonesia-Brasil. Hal ini dimungkinkan karena kedua negara memiliki banyak kesamaan. Indonesia dan Brasil tidak saja sebagai negara demokrasi besar, tapi kedua negara ini juga memiliki sejarah persahabatan yang panjang. kesamaan lain antara Brasil dan Indonesia adalah sama-sama memiliki keberagaman etnis dan kultur penduduknya. Hubungan bilateral antara Indonesia dengan Brazil sejatinya telah terjalin dengan cukup baik sejak abad 19 tepatnya sekitar Maret 1953.

2. Ekonomi dan Perdagangan

Pemerintah Brazil menawarkan program percepatan kerjasama bilateral dibidang perdagangan dengan Indonesia sampai 3% dari total perdagangan global kedua negara. Sampai saat ini porsi ekspor Brazil ke Indonesia dari total ekspor negara itu keseluruh dunia hanya sekitar 0,43%, dan porsi impor dari Indonesia hanya 0,65%. Sementara itu, Brazil hanya mencakup 0,69% dari total ekspor Indonesia, dan 0,92% dari total impor nasional.

Produk-produk ekspor utama dari Indonesia ke Brasil adalam komoditi pertanian dan perkebunan seperti karet alam,Crude Palm Oil (CPO), kakao, dan minyak sawit; produk-produk manufaktur seperti benang poliester, suku cadang sepeda motor, traktor, kendaraan motor, peralatan pengolahan data otomatis, kertas dan produk kertas dan peralatan mesin elektronik. Produk impor utama Indonesia dari Brasil adalah komoditi pertanian seperti ekstrak minyak kacang kedelai, tembakau dan gula; pertambangan seperti bijih besi; bahan-bahan mentah seperti bubur kertas (pulp) dan kapas; bahan-bahan kimia seperti soda dan sulfat; produk-produk manufaktur seperti turbo jet, tube inox dan mesin untuk pabrik selulose.

3. Sosial dan Budaya

Untuk memajukan kerjasama sosial budaya, termasuk di bidang pendidikan, kedua negara telah memiliki perjanjian yang ditandatangani tanggal 12 Juli 2008 di Jakarta. Bidang-bidang kerjasama yang tercakup dalam perjanjian antara lain meliputi misi pertukaran pengajar, peneliti dan siswa; proyek penelitian bersama untuk mengembangkan sumber daya manusia di universitas; pertukaran dokumen dan publikasi dari hasil penelitian bersama; bantuan teknis bagi pengembangan dan pelatihan pengajar; dan sebagainya.

4. Politik

Kedua negara tersebut memiliki kesamaan wilayah yang luas dan juga jumlah penduduk yang cukup padat, keduanya ternyata memiliki pandangan dalam berbagai isu regional dan multilateral, usaha penegakan demokrasi dan HAM, sehingga mereka memilki pandangan yang sama dalam dalam bidang politik.

5. Investasi

Investasi Indonesia di Brasil melalui pembangunan pabrik rokok Djarum di Bahia, Brasil merupakan realisasi kerjasama antara PT Djarum Indonesia dengan Golden Leaf Tobacco, Ltd.

Posting Komentar

Posting Komentar