k9fNfc9la6TpAxgmQLSGLRtfzYBM7Q8ABHwNMyzK

Struktur Vertikal Atmosfer

Jika suhu udara dipakai sebagai dasar pembagian atmosfer, maka diperoleh lapsian troposfer, stratosfer, mesosfer, dan termosfer (Gambar 2.2). Lapisan troposfer dan stratosfer dipisahkan oleh lapisan tropopause. Lapisan stratosfer dan mesosfer dibatasi oleh lapisan stratopause, batas antara lapisan mesosfer dengan termosfer disebut lapisan mesopause, dan puncak termosfer disebut termopause.

lapisan-atmosfer
Lapisan Atmosfer

Gejala cuaca (awan dan hujan) terjadi di lapisan troposfer. Pada lapisan ini terdapat penurunan suhu udara yang disebabkan oleh sedikitnya troposfer menyerap radiasi gelombang pendek dari matahari, sebaliknya permukaan tanah memberikan pans pada lapisan troposfer yang terletak diatasnya melalui konduksi, konveksi dan panas laten kondensasi atau sublimasi yang dilepaskan oleh uap air atmosfer. Pertukaran panas banyak terjadi pada troposfer bawah, karena itu suhu udara turun dengan bertambahnya ketinggian mulai dari permukaan tanah. Penurunan suhu bergantung pada situasi meteorologi dan nilainya antara 0,5 dan 100C tiap 100 m dengan nilai rata-ata 0,650C tiap 100 m.

Udara troposfer atas sangat dingin dengan demikian lebih berat dibandingkan dengan udara di atas tropopause sehingga udara troposfer tidak dapat menembus tropopause.

Ketinggian tropopause lebih besar di daerah ekuator daripada di daerah kutub. Di ekuator, tropopause terletak pada ketinggian 18 km dengan suhu -800C, sedangkan di kutub tropopause hanya mencapai ketinggian 6 km dengan suhu -400C. Karena tropopause lebih tinggi di ekuator daripada di kutub, maka stratosfer lebih tipis di ekuator daripada di kutub.

Lapisan atmosfer di atas tropopause disbeut stratosfer. Kenaikan suhu pada lapisan stratosfer disebabkan oleh lapisan ozonosfer yang menyerap radiasi ultra violet dari matahari. Stratosfer merupakan lapisan inversi sehingga pertukaran antara stratosfer dan troposfer melalui tropopause sangat kecil. Bagian atas stratosfer dibatasi oleh permukaan diskontinuitas suhu yang disebut stratopause yang terletak pada ketinggian sekitar 60 km dengan orde suhu 00C.

Lapisan diatas stratopause disebut mesosfer yang terletak antara ketinggian 60 km dan 85 km. Lapisan ini ditandai dengan penurunan orde suhu 0,40C setiap 100 m, karena lapisan mesosfer mempunyai keseimbangan radiasi yang negtif. Bagian atas mesosfer dibatasi oleh mesopause, yaitu lapisan di dalam atmosfer yang mempunyai suhu paling rendah, kira-kira -1000C. mesopause tertelatk pada ketinggian sekitar 85 km. Diatas mesopause terdapat lapisan termosfer terletak antara ketinggian 85 km dan 300 km yang ditandai dengan kenaikan suhu dari -1000C sampai ratusan bahkan ribuan derajat. Bagian atas lapisan atmosfer dibatasi oleh termopause yang meluas dari ketinggian 300 km sampai pada ketinggian rumbai-rumbai bumi yaitu 1000 km. Suhu termopause adalah konstan terhadap ketinggian tetapi berubah dengan waktu, yaitu dengan insolasi (incoming solar radiation). Suhu pada malam hari berkisar antara 300 – 12000C dan pada siang hari berosilasi antara 700 dan 17000C. Densitas termopause sangat kecil kira-kira 10-13 kali densitas atmsofer permukaan tanah.


Belajar Materi Geografi ini juga

Related Posts