k9fNfc9la6TpAxgmQLSGLRtfzYBM7Q8ABHwNMyzK

Suhu Udara

Suhu adalah tingkat ukuran dari panas terasakan dari suatu benda (padatan, cair ataupun gas). Pada awal diketahui bahwa setiap benda yang mempunyai energi akan memancarkan radiasi, dan menurut hukum termodinamika pertama besarnya kalor yang dipertukarkan merupakan perubahan energi internal dan kerja yang dilakukan, atau persamaan dari 

∆E = ρ C ∆T

adapun ∆E adalah perubahan energi, ∆T adalah perubahan suhu, ρ adalah  kepadatan benda, dan C adalah specific heat. Jadi pada ketersediaan energi yang sama belum tentu menghasilkan perubahan suhu yang sama dan tergantung kepada jenis bendanya. 

Suhu udara sangat bervariasi, baik variasi temporal (harian, bulanan, musiman dan tahunan), maupun variasi secara vertikal


Suhu udara minimum terjadi pada pagi hari. Hal ini disebabkan insolasi yang diterima bumi juga minimum (nol). Seiring meningkatnya insolasi yang diterima matahari, maka suhu udara juga bertambah tetapi hal ini tidak berjalan bersamaan, karena dalam perjalanannya menjadi energi yang terasakan (sensible heat/QH) banyak proses yang dilalui. Hal ini yang menyebabkan pada saat insolasi mencapai maksimum pada siang  hari, tetapi suhu udara maksimum akan terjadi beberapa jam kemudian. Biasanya antara 1 hinggga 2 jam berikutnya.

Secara vertikal, suhu udara akan semakin menurun jika ketinggian bertambah naik yang dikenal dengan nama adiabatic lapse rate. Pada ketinggian tertentu, suhu udara juga mengalami inversi.

Proses inversi akan sangat berbahaya jika terjadi di daerah perkotaan. Sebagaimana diketahui bersama, di kota banyak terdapat industri, sehingga jika proses inversi terjadi, maka polutan akan tersebar secara merata di udara perkotaan.


Belajar Materi Geografi ini juga

Related Posts