k9fNfc9la6TpAxgmQLSGLRtfzYBM7Q8ABHwNMyzK

Tekanan Udara

Berat sebuah kolom udara persatuan luas diatas sebuah titik menunjukkan tekanan atmosfer pada titik tersebut. Di permukaan laut tekanan atmosfer adalah 101,32 kPa atau 1.013,2 mb. Distribusi tekanan horisontal dinyatakan oleh isobar, yaitu garis yang menghubungkan tempat yang mempunyai tekanan atmosfer sama pada ketinggian tertentu. Tekanan atmosfer berubah sesuai dengan tempat dan waktu.

Tekanan Udara

Karena  atmosfer mengikuti hukum gas dan atmosfer bersifat mampat (compressible), maka massa jenis atmosfer paling besar pada lapisan bawah karena lapisan atmosfer ini tertekan oleh massa atmosfer di atasnya. Tabel 5.1. menunjukkan tekanan rata-rata pada ketinggian tertentu dalam kondisi amtosfer standar. Dalam meteorologi tekanan atmosfer sering dinyatakan dalam satuan milibar (mb), dengan 1 mb = 100 Pa = 1 hPa = 0,1 kPa.

Tekanan  yang diberikan oleh udara pada setiap satuan luas bidang datar dari permukaan bumi sampai batas atmosfer di sebut tekanan udara. Makin tinggi suatu tempat makin rendah kerapatan udaranya, sehingga tekanan udara semakin ke atas semakin rendah. Sebaran tekanan udara di suatu daerah dapat di gambarkan dalam peta yang ditunjukkan oleh garis isobar. Isobar merupakan garis yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai tekanan udara sama.
Tekanan udara dapat diukur dengan alat barometer. Barometer yang dapat mencatat sendiri disebut dengan barograph. Hasil pencatatanya disebut barogram. Besarnya tekanan udara di permukaan bumi adalah satu atmosfer atau 76 cm Hg. Dalam meteorologi satuan yang digunakan untuk mengukur tekanan udara adalah milibar (mb). Tekanan udara 76 cm Hg sama dengan 1013 mb. 
Tekanan udara antara tempat yang satu dengan tempat yang lain di permukaan bumi berbeda-beda. Faktor utama yang mempengaruhi perbedaan tekanan udara adalah temperatur udara. Daerah yang mendapatkan panas secara intensif merupakan daerah yang mempunyai tekanan udara  minimum (-). Hal ini disebabkan oleh adanya pengembangan udara jika kena panas. Daerah yang pemanasannya kurang merupakan daerah yang bertekanan maksimum (+). Udara akan bergerak dari daerah yang bertekanan maksimum ke daerah yang bertekanan minimum.
Gerakan udara secara vertikal dinamakan konveksi; Gerakan udara secara horizontal dinamakan adveksi, sedangkan gerakan udara yang tidak teratur disebut dengan turbulensi. Alat untuk mengukur tekanan udara adalah barometer. Sedang garis yang menghubungkan daerah-daerah yang memiliki tekanan udara sama disebut garis isobar.

Belajar Materi Geografi ini juga

Related Posts