k9fNfc9la6TpAxgmQLSGLRtfzYBM7Q8ABHwNMyzK

Berbagai Jenis Batu Permata



Berbagai jenis batupermata akan dibahas dengan ringkas sebagai berikut ini (Bateman, 1960; Krauss et al., 1951).
1. Intan (C), berwarna hitam, kuning jerami, dan tidak berwarna, kilap seperti intan, dengan kekerasan 10 (skala Moh’s), di Indonesia dijumpai di Martapura di dalam endapan sungai.
2. Emerald (Be, Al, Si, O), berwarna hijau tembus cahaya,  dengan kekerasan 7,5 – 8,5 (skala Moh’s)
3. Rubi (Al, O), berwarna merah tembus cahaya, dengan kekerasan 9,0 (skala Moh’s)
4. Safir (Al, O), berwarna biru tembuis cahaya, dengan kekerasan 9,0 (skala Moh’s)
5. Opal (Si, O), berwarna krem, kemerahan, tidak tembus cahaya, tidak kristalin (amorf), dengan kekerasan 5,5 – 6,5 (skala Moh’s)
6. Ametis (Si, O),adalah kristal kuarsa berwarna ungu, dengan kekerasan 7,0 (skala Moh’s)
7. Beril  (Be, Al, Si, O), disebut aquamarine bila  berwarna hijau rumput dan kebiruan;  namun adapula   lexa berwarna kuning (heliodor);  dikenal sebagai krisolit aquamarine bila berwarna hijau kekuningan; dan bila berwarna merahmuda disebut morganit; semuanya  dengan kekerasan 7,5 – 8,5(skala Moh’s)
8. Krisoberil ( Be, Al, O), berwarna hijau, dan kuning, tembus cahaya, dengan kekerasan 8,5 (skala Moh’s). Krisoberil yang paling indah disebut  lexandrite berwarna hijau kebiruan – hijau tua. Krisoberil tipe mata kucing memperlihatkan kenampakan berserat, dengan pupil berwarna putih yang dikelilingi oleh masadasar kuning madu.
9. Feldspar (K, Na, Ca, Al, Si, O), sering disebut batubulan; tipe ortoklas berwarna merah daging; mikroklin berwarna hijau apel sering disebut batuamazon; labradorit berwarna abu-abu dan hijau biru; dan batumatahari merupakan tipe oligoklas yang berwarna kemerahan, semuanya dengan kekerasan 6,0 (skala Moh’s)
10. Garnet (Al, Mg, Fe, Si, O), berwarna merah, hijau, coklat kemerahan, coklat kekuningan, dengan kekerasan 6,5 – 7,5 (skala Moh’s)
11. Jade (Na, Al, Si, O), sering disebut batu giok, berwarna hijau, dengan kekerasan 5,5-6,5 (skala Moh’s).
12. Lazuli lapis ( Na, Al, S, Si, O), berwarna biru tua (azuri), sering dikenal dengan nama lazurit dengan kekerasan 5,0 – 5,5 (skala Moh’s)
13. Peridot (Mg, Fe, Si, O), berwarna hijau tembus cahaya, sedangkan yang berwarna hijau kekuningan disebut krisolit, semuanya dengan kekerasan 6,5 – 7,0  (skala Moh’s). Peridot seringkali disebut evening emerald.
14. Kristal kuarsa (Si, O), tembus cahaya, meliputi ametis yang berwarna ungu, sitrin tak berwarna – kuning, morion berwarna coklat – abu-abu, aventurin berwarna hijau, mata kucing dengan pupil putih di dalam masadasar berwarna kuning madu; mata harimau dengan pupil putih di dalam masadasar  abu-abu; prase berwarna hijau mengandung inklusi jarum-jarum aktinolit dan rutil. Kuarsa yang berukuran kristal kriptokristalin meliputi kalsedon yang berwarna pucat; karnelian berwarna merah; plasma berwarna hijau; sard merupakan karnelian berwarna coklat oranye; batudarah (heliotrope) dengan hiasan bintik-bintik merah; agat yang memperlihatkan kenampakan pita – pita konsentris berwarna – warni. Agat yang pita-pitanya berwarna hitam, putih yang berselingan disebut  onyx, dan sardonyx bila warna pita – pitanya merah dan putih. Krisopras bila berwarna hijau apel; dan disebut jasper bila warnanya merah atau coklat. Tipe – tipe kuarsa baik yang berupa kristal ataupun yang berbutir halus (kriptokristalin) tersebut semuanya mempunyai kekerasan 7,0 (skala Moh’s).
15. Spinel (Mg, Al, O), berwarna kemerahan, dengan kekerasan 8,0 (skala Moh’s)
16. Topaz (Al, Fe, Si, O), berwarna kuning, dengan kekerasan 8,0 (skala Moh’s)

Belajar Materi Geografi ini juga

Related Posts