k9fNfc9la6TpAxgmQLSGLRtfzYBM7Q8ABHwNMyzK

Geografi Provinsi Kepulauan Riau

Provinsi Kepulauan Riau terletak pada posisi 000 29’ Lintang Selatan dan 040 40’ Lintang Utara, serta 1030 22’ dan 1090 4’ Bujur Timur. Luas wilayah Kepulauan Riau yang berupa daratan adalah seluas 8.201,72 Km2 . Berdasarkan Undang-Undang No. 25/2002 Provinsi Kepulauan Riau ditetapkan sebagai provinsi di Indonesia dengan 4 kabupaten dan 2 kota, yaitu Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga, serta Kota Batam dan Kota Tanjungpinang. Sejak tahun 2008, berdasarkan Undang-Undang No.33/2008 terbentuk Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai hasil pemecahan wilayah Kabupaten Natuna. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2019 tanggal 8 Oktober 2019, luas wilayah masing-masing kabupaten/ kota Provinsi Kepulauan Riau, yaitu:

1. Karimun (912,75 Km2)

2. Bintan (1.318,21 Km2),

3. Natuna (2.009,04 Km2),

4. Lingga (2.266,77 Km2),

5. Kepulauan Anambas (590,14 Km2)

6. Kota Batam (960,25 Km2)

7. Kota Tanjungpinang (144,56 Km2)

Jarak antara Ibu kota provinsi ke daerahkabupaten/kota:

1. Tanjungpinang – Karimun: 76 km

2. Tanjungpinang – Bintan: 20 km

3. Tanjungpinang – Natuna: 440 km

4. Tanjungpinang – Lingga: 60 km

5. Tanjungpinang – Kep. Anambas: 194 km

6. Tanjungpinang – Batam: 44 km

7. Tanjungpinang-Tanjungpinang:0 km


Iklim 

Terdapat 6 Stasiun Pengamatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Provinsi Kepulauan Riau, diantaranya yaitu: Stasiun BMKG Raja Haji Abdullah Tanjung Balai Karimun; Stasiun BMKG Ranai; Stasiun BMKG Dabo Singkep; Stasiun BMKG Tarempa; Stasiun BMKG Hang Nadim Batam; dan Stasiun BMKG Kijang Tanjungpinang. Suhu udara maksimum selama tahun 2021 terbesar terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas dengan suhu 36,8 derajat celsius dan kondisi suhu udara terendah terjadi di Kota Batam yaitu sekitar 20,00 derajat celsius. Sedangkan untuk kelembaban udara minimum terjadi di Kota Batam dengan Kelembaban hanya 20 persen. Disisi lain, jumlah hari hujan terbanyak selama tahun 2021 terjadi di Kota Tanjungpinang yaitu sebanyak 225 hari hujan dan hari hujan yang paling sedikit terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas yaitu sebesar 154 hari hujan.

Wilayah Administrasi 

Sejak berdirinya, Provinsi Kepulauan Riau telah mengalami perkembangan jumlah wilayah administratif yang cukup signifikan. Pada awalnya terdiri dari 4 Kabupaten dan 2 Kota dengan total 17 kecamatan dan kini pada tahun 2021 sudah menjadi 5 Kabupaten dan 2 Kota dengan total 76 kecamatan. 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 

Jumlah wakil rakyat yang duduk pada lembaga legislatif, yaitu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebanyak 45 orang, dengan 41 laki-laki dan 4 perempuan. Sebagian besar wakil rakyat pada lembaga ini memiliki pendidikan tertinggi S2. Secara organisasi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau tahun ini terdiri dari 10 partai, yaitu Partai PDI Perjuangan dengan 8 anggota, Partai Golongan Karya dengan 8 anggota, Partai Demokrat dengan 4 anggota, Partai Hanura dengan 3 anggota, Partai Keadilan Sejahtera dengan 6 anggota, dan PKB, Gerindra, PAN, PPP, Nasdem dengan jumlah total 16 anggota.

Sumber Daya Manusia 

Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Provinsi Kepulauan Riau termasuk yang terdapat di Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Riau berjumlah 28.075 orang. Dimana jumlah terbanyak terdapat di Kota Batam sebanyak 5.654 orang. 

Keuangan Daerah 

Total realisasi pendapatan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2019 sebanyak 3.926.449.701 (ribu rupiah).

Penduduk 

Penduduk Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021 berdasarkan hasil Sensus Penduduk sebanyak 2.118.239 jiwa yang terdiri atas 1.080.717 jiwa penduduk laki-laki dan 1.037.522 jiwa penduduk perempuan. Dengan rasio jenis kelamin sebesar 104,16 ini berarti diantara 100 penduduk perempuan, terdapat 104 penduduk laki-laki. Jumlah penduduk terbanyak berada di Kota Batam sebesar 58,07 persen. Sedangkan Kepadatan penduduk di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 258,27 penduduk per km², dimana wilayah yang terpadat berada di Kota Tanjungpinang sebesar 1.614,33 penduduk per km². 

Ketenagakerjaan

Jumlah angkatan kerja di Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021 sebanyak 1.207.014 penduduk, dimana sebesar 1.087.419 penduduk yang bekerja dan 119.595 penduduk pengangguran. Jika dirinci per Kabupaten/Kota Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2021 yang paling besar berada di Kota Batam sebesar 11,64.

Pendidikan

Angka Partisipasi Murni (APM) jika dirinci menurut jenjang pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2021 yaitu: Sekolah Dasar (SD) sebesar 99,26; Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar 86,60; dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 73,36. 

Kesehatan

Persentase penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan selama sebulan terakhir pada tahun 2021 di Provinsi Kepulauan Riau sekitar 14,72 persen. Jika dirinci per kabupaten/kota, maka Kabupaten Karimun yang memiliki angka tertinggi yaitu sekitar 19,54 persen, sedangkan Kabupaten Natuna yang memiliki angka terendah sekitar 9,57 persen.

Perumahan dan Lingkungan 

Persentase rumahtangga di Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2021 berdasarkan luas lantai nya didominasi dengan luas lantai 50-99 m² sebesar 53,63 persen, namun masih terdapat 30,15 persen rumahtangga yang memiliki luas lantai kurang dari 50 m². Sedangkan untuk sumber air minum, 77,18 persen rumahtangga menggunakan air dalam kemasan/ air isi ulang. 

Kriminalitas 

Pelanggaran lalulintas selama tahun 2021 di Provinsi Kepulauan Riau terjadi sebanyak 77.629 pelanggaran, dimana total denda yang dikeluarkan sebesar 196.009.000 rupiah. Pelanggaran terbanyak berada di Kota Batam sebanyak 31.253 pelanggaran. 

Agama dan Sosial Lainnya 

Selama tahun 2021, jumlah pernikahan yang terjadi di Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 12.540 pernikahan. 

Kemiskinan dan Pembangunan Manusia

Ada sebanyak 144,46 ribu penduduk miskin pada tahun 2021 di Provinsi Kepulauan Riau, atau sekitar 6,12 persen dengan garis kemiskinan 642.425 rupiah per kapita per bulan, berdasarkan jumlah penduduk miskinnya di dominasi di Kota Batam. Namun persentase penduduk miskin tertinggi berada di Kabupaten Lingga sebesar 13,93 persen.


Belajar Materi Geografi ini juga

Related Posts