k9fNfc9la6TpAxgmQLSGLRtfzYBM7Q8ABHwNMyzK

Geografi Provinsi Sumatera Barat

Provinsi Sumatera Barat secara astronomis terletak antara 0o 54’ Lintang Utara dan 3o 30’ Lintang Selatan dan antara 98o 36’ - 101o 53’ Bujur Timur. Sumatera Barat terletak di pesisir barat bagian tengah pulau Sumatera dan mempunyai luas wilayah sekitar 42,01 ribu Km2 . Provinsi Sumatera Barat berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu dan Samudera Indonesia. 

Provinsi Sumatera Barat terdiri dari 19 Kabupaten/Kota. Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki wilayah terluas, yaitu 6,01 ribu Km2 atau sekitar 14,31 % dari luas Provinsi Sumatera Barat. Sedangkan Kota Padang Panjang, memiliki luas daerah terkecil, yakni 23,0 Km2 (0,05%). Provinsi Sumatera Barat memiliki 218 pulau yang tersebar di 7 Kabupaten/ Kota yaitu Kab. Kepulauan Mentawai (113 pulau), Kab. Pesisir Selatan (48 pulau), Kab. Padang Pariaman (1 pulau), Kab. Agam (2 pulau), Kab. Pasaman Barat (26 pulau), Kota Padang (21 pulau), Kota Pariaman (4 pulau) dan yang berada di Wilayah Provinsi Sumatera Barat (3 pulau). 

Iklim

Selama tahun 2021 rata-rata suhu udara di Provinsi Sumatera Barat berkisar 19,4 OC- 35,1OC dengan ratarata kelembaban udara antara 81,3%. Untuk tekanan udara berkisar 665,3 mb – 1 015,7 mb dengan kecepatan angin rata-rata berkisar 2,1 knot. Curah hujan yang terpantau di Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur selama tahun 2021 paling banyak terjadi di Bulan Desember yaitu 679,5 mm3 . 

Lingkungan

Nilai Indeks Kualitas Udara (IKU) Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2021 mengalami penurunan. Tahun 2021 IKU Provinsi Sumatera Barat 90,22 turun sebesar 0,17 persen. Semakin tinggi nilai IKU maka kualitas udara semakin baik. Sejalan dengan IKU, Nilai Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Provinsi Sumatera Barat juga mengalami penurunan dibanding tahun 2020, yaitu dari 79,33 menjadi 73,58 pada tahun 2021. 

Penduduk

Penduduk Sumatera Barat tahun 2021 hasil Proyeksi Penduduk Interim 2020-2023 (pertengahan tahun/ Juni) sebanyak 5,58 juta jiwa yang terdiri dari 2,81 juta laki-laki dan 2,77 juta perempuan dengan rasio jenis kelamin 101,47. Dibandingkan dengan jumlah penduduk tahun 2020 (hasil sensus penduduk), jumlah penduduk mengalami penambahan sekitar 45,76 ribu jiwa. Tingkat kepadatan penduduk Sumatera Barat tahun 2021, sebesar 133 orang per km2 . Kepadatan penduduk tertinggi di Kota Bukittinggi mencapai 4.817 orang per km2 , sedangkan yang paling rendah terdapat di Kabupaten Kepulauan Mentawai yaitu sekitar 15 orang per km2 . 

Ketenagakerjaan

Persentase penduduk usia produktif (15-64 tahun) sebesar 68,08 persen. Sementara sisanya 31,92 persen termasuk penduduk usia non produktif, yang terdiri dari 25,05 persen penduduk usia 0-14 tahun dan 6,87 persen penduduk 65 tahun ke atas. Dengan struktur umur tersebut, Sumatera Barat masih berada pada periode jendela kesempatan untuk menikmati bonus demografi. Sementara persentase penduduk lanjut usia atau lansia (60 tahun ke atas) sebesar 10,81persen. Dalam konsep ketenagakerjaan, penduduk dibagi atas dua kelompok, yaitu penduduk usia kerja dan penduduk bukan usia kerja. Yang dimaksud dengan penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun dan lebih. Tahun 2021 penduduk usia kerja di Sumatera Barat mencapai 4,08 juta orang. Dari penduduk usia kerja tersebut, 2,77 juta orang diantaranya merupakan angkatan kerja, yang terdiri dari bekerja 2,58 juta orang dan pengangguran 179,95 ribu orang. Jumlah bukan angkatan kerja mencapai 1,32 juta orang terdiri dari penduduk yang bersekolah 385,92 ribu orang, mengurus rumahtangga 723,07 ribu orang dan lainnya sebanyak 207,25 ribu orang. Jumlah angkatan kerja di tahun 2021 masih didominasi oleh laki-laki, yang mencapai 1,63 juta orang dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerjanya (TPAK) sebesar 80,67 persen dan angkatan kerja perempuan sebesar 1,13 juta orang (dengan TPAK 55,04 persen). Sebaliknya jumlah bukan angkatan kerja lebih didominasi oleh perempuan yang tercatat sebanyak 926,21 ribu orang dan laki-laki hanya 390,02 ribu orang. Jumlah pengangguran terbuka Agustus 2021 mencapai 179,95 ribu orang (dengan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 6,52 persen). TPT laki-laki tercatat sebesar 6,20 persen, dan TPT perempuan sebesar 6,97 persen. Jumlah penduduk yang bekerja tahun 2021 mencapai 2,58 juta orang. Pekerja laki-laki mencapai 1,53 juta orang dan perempuan 1,05 juta orang. Jika berdasarkan kelompok umur, pekerja terbanyak Sumatera Barat tahun 2021 adalah kelompok umur 30-34 tahun, tercatat sebanyak 332,80 ribu orang, terdiri dari 204,73 ribu pekerja laki-laki dan 128,06 ribu orang pekerja perempuan. 

Menurut lapangan pekerjaan utama, jumlah pekerja yang bekerja di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih dominan yaitu sebanyak 895,67 ribu orang. Sektor kedua terbanyak adalah sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor yang tercatat sebanyak 514,51 ribu orang. Tahun 2021, dilihat jumlah jam kerja pekerja, penduduk yang jumlah jam kerja pada pekerjaan utama lebih dari 35 jam tercatat sebanyak 1,39 juta orang. Bila dilihat status pekerjaan utama, pekerja di Sumatera Barat masih didominasi oleh pekerja yang berstatus sebagai buruh/karyawan/ pegawai (556,20 ribu orang), diikuti yang berstatus berusaha sendiri dibantu buruh tidak tetap/buruh tidak dibayar sebanyak 469,14 ribu orang. Sementara itu, pekerja yang berstatus pekerja bebas di non pertanian mencatat jumlah yang paling kecil, yaitu hanya sebanyak 99,32 ribu orang. 

Belajar Materi Geografi ini juga

Related Posts