k9fNfc9la6TpAxgmQLSGLRtfzYBM7Q8ABHwNMyzK

Tahap Perkembangan Desa


Tahap perkembangan desa merupakan keadaan tertentu yang dicapai oleh penduduknya dalam menyelenggarakan kegidupan dan mengelola sumber daya yang ada. Tahap perkembangan desa dinilai berdasarkan tiga faktor yaitu faktor ekonomi, faktor sosio kultural, dan faktor prasarana. Berdasarkan faktor-faktor tersebut, tahap perkembangan desa dapat dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu:

Desa Tradisional

Desa tradisional atau pra desa yaitu tipe desa pada masyarakat terasing yang seluruh kehidupannya tergantung pada alam sekitarnya. Ketergantungan itu misalnya dalam hal bercocok tanam, cara membuat rumah, pengolahan makanan dan lain-lainnya. Pada desa semacam ini penduduk cenderung tertutup, atau kurang komunikasi dengan pihak luar. Sistem perhubungan dan komunikasi tidak berkembang.

Desa Swadaya

Desa swadaya merupakan kondisi suatu desa yang sebagian besar masyarakatnya memenuhi kebutuhannya secara mandiri dan tidak bergantung pada pemerintah atau orang lain. Adapun ciri-cirinya adalah:

  1. Administrasi desa belum dilaksanakan dengan baik.
  2. Lembaga desa masih sederhana.
  3. Aktivitas  /  kehidupan  masyarakat  masih  terikat  oleh  adat istiadat.
  4. Tingkat pendidikan masyarakat rendah.
  5. Kegiatan penduduk dipengaruhi oleh keadaan alam.
  6. Mata pencaharian penduduk pada umumnya bertani.
  7. Teknologi yang digunakan masih sederhana sehingga tingkat produktivitasnya rendah.
  8. Kegiatan ekonomi masyarakat ditujukan pemenuhan kebutuhan sendiri.
  9. Umumnya  masyarakat  cenderung  tertutup  sehingga  sistem perhubungan dan pengangkutan kurang berkembang.

Desa Swakarya

Desa swakarya adalah desa yang tingkat perkembangannya sudah lebih maju dibandingkan desa swadaya. Desa ini adalah desa yang sedang mengalami masa transisi, ciri-cirinya sebagai berikut:

  1. Adat istiadat masyarakat sedang mengalami transisi.
  2. Adanya pengaruh dari luar yang mulai masuk ke masyarakat desa dan mengakibatkan perubahan cara berfikir.
  3. Mata pencaharian penduduk mulai beraneka ragam, tidak hanya pada sektor agraris.
  4. Produktivitas mulai meningkat.
  5. Sarana dan prasarana desa semakin lengkap dan membaik.
  6. Mulai  tumbuh  kesadaran  serta  tanggung  jawab  masyarakat untuk membangun desa.
  7. Roda pemerintahan desa mulai berkembang baik dalam tugas maupun fungsinya.
  8. Bantuan pemerintah hanya bersifat sebagai stimulus.

Desa Swasembada

Desa swasembada adalah desa yang telah maju, ciri-cirinya sebagai berikut:

  1. Adat istiadat sudah tidak mengikat aktivitas masyarakat.
  2. Lembaga-lembaga sosial, ekonomi, dan kebudayaan yang ada sudah dapat menjaga kelangsungan hidup masyarakat.
  3. Sarana dan prasarana desa sudah meningkat.
  4. Teknologi semakin maju sehingga produktivitas meningkat.
  5. Mata pencaharian masyarakat sudah beranega ragam.
  6. Tingkat  pendidikan  dan  ketrampilan  penduduk  telah  tinggi sehingga cara berfikirnya telah maju (rasional).
  7. Kondisi transportasi sudah baik sehingga berpengaruh terhadap kelancaran hubungan dengan daerah lain.

Pada desa swasembada, sistem perhubungan dan pengangkutan tersedia dengan baik. Masyarakat tidak  mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitasnya karena berbagai sarana dan prasarana sudah tersedia.


Belajar Materi Geografi ini juga

Related Posts